Informasi jadwal solat, adzan, qibla, kiblat, fiqh kota di indonesia :)





Perhitungan pada sistem konversi Masehi – Hijriah ini memungkinkan terjadi selisih H-1 atau H+1 dari tanggal seharusnya untuk tanggal Hijriyah




Foto kereeeeeeeeeen :D

Karya ilmiah











1
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1
METODOLOGI
PENULISAN ILMIAH
Pertemuan Ke-2
Karya Ilmiah
:: Noor Ifada ::
noor.ifada@if.trunojoyo.ac.id
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 2
POKOK BAHASAN
• Pengertian Karya Ilmiah
• Jenis Karya Ilmiah
• Sikap Ilmiah
• Ciri-ciri Karya Ilmiah
• Manfaat Penulisan Karya Ilmiah
• Prinsip-prinsip penulisan Karya Ilmiah
• Topik Karya Ilmiah yang Baik
• Tahapan Umum Penulisan Karya Ilmiah
• Bahasa Karya Ilmiah
• Penggunaan Bahasa dalam Karya Ilmiah
• Tertib Mengutip
• Daftar Pustaka
2
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 3
Pengertian Karya Ilmiah
Karya ilmiah adalah karya tulis yang penyusunan
dan penyajiannya didasarkan pada kajian ilmiah dan
cara kerja ilmiah
Penyusunan dan penyajian karya didahului oleh studi
pustaka dan studi lapangan
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 4
Jenis Karya Ilmiah
1. Karangan ilmiah: memiliki aturan baku dan sejumlah
persyaratan khusus yang menyangkut metode dan
penggunaan bahasa
Misal: makalah, laporan, skripsi, tesis, disertasi
2. Karangan non ilmiah: karangan yang tidak terikat pada
karangan baku
Misal: anekdot, opini, dongeng, hikayat, cerpen, novel, roman,
dan naskah drama
3. Karangan semi ilmiah atau ilmiah populer: karakteristiknya
berada di antara ilmiah dan non-ilmiah
Misal: artikel, editorial, opini, feuture, reportase
3
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 5
Sikap Ilmiah
1. Ingin tahu
2. Kritis
3. Terbuka
4. Objektif
5. Menghargai karya orang lain
6. Berani mempertahankan kebenaran
7. Menjangkau ke depan
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 6
Ciri-Ciri Karya Ilmiah
1. Merupakan pembahasan suatu hasil penelitian
(faktual objektif ) fakta sesuai dengan yang diteliti
2. Bersifat metodis dan sistematis dalam
pembahasan masalah digunakan metode tertentu
dengan langkah langkah yang teratur dan terkontrol
secara tertib dan rapi
3. Tulisan ilmiah menggunakan laras ilmiah laras
bahasa ilmiah harus baku dan formal. Selain itu laras
ilmiah harus lugas agar tidak ambigu
4
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 7
Manfaat Penulisan Karya Ilmiah
1. Mengembangkan keterampilan membaca yang efektif,
karena sebelum menulis karya ilmiah, penulis harus
membaca dulu
2. Terlatih menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber
dan mengembangkan ke tingkat pemikiran yang lebih
matang
3. Akrab dengan kegiatan perpustakaan, seperti bahan
bacaan dalam katalog pengarang atau katalog judul buku
4. Meningkatkan keterampilan dalam mengorganisasikan dan
menyajikan fakta secara jelas dan sistematis
5. Memperoleh kepuasan intelektual
6. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan masyarakat
7. Ikut serta dalam usaha pengembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi (IPTEK)
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 8
Prinsip-Prinsip Penulisan Karya Ilmiah
1. Objektif setiap pernyataan ilmiah dalam karyanya
harus didasarkan kepada data dan fakta. Kegiatan
ini disebut studi empiris
2. Prosedur atau penyimpulan penemuannya melalui
penalaran induktif dan deduktif
3. Rasio dalam pembahasan data. Seorang penulis
karya ilmiah dalam menganalisis data harus
menggunakan pengalaman dan pikiran secara logis
5
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 9
Topik Karya Ilmiah yang Baik
1. Aktual
2. Berasal dari dunia atau bidang kehidupan yang akrab
dengan penulis
3. Memiliki nilai tambah atau memiliki arti yang penting
(baik bagi penulis sendiri atau bagi orang lain)
4. Selaras dengan tujuan penulis dan selaras dengan
calon pembaca
5. Asli, bukan pengulangan atas hal yang sama yang
pernah disajikan oleh orang lain
6. Tidak menyulitkan pencarian data, bahan, dan
informasi lain yang diperlukan.
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 10
Tahapan Umum Penulisan Karya Ilmiah
Tahap persiapan:
1. Menemukan masalah atau mengajukan masalah yang akan
dibahas dalam penelitian (didukung oleh latar belakang,
identifikasi masalah, batasan, dan rumusan masalah)
2. Mengembangkan kerangka pemikiran yang berupa kajian teoritis
3. Mengajukan hipotesis atau jawaban atau dugaan sementara atas
penelitian yang akan dilakukan
4. Metodologi (mencakup berbagai teknik yang dilakukan dalam
pengambilan data, teknik pengukuran, dan teknik analisis data)
Tahap penulisan: perwujudan tahap persiapan ditambah
dengan pembahasan yang dilakukan selama dan setelah
penulisan selesai
Tahap penyuntingan: dilakukan setelah proses penulisan
dianggap selesai
6
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 11
Bahasa Karya Ilmiah
Pemahaman tentang diksi (pilihan kata atau seleksi
kata, Inggris; diction)
Penggunaan istilah
Penyusunan kalimat
Penyusunan paragraf
Pengungkapan penalaran
Mengacu pada Pedoman Umum Bahasa Indonesia yang
Disempurnakan dan sesuai dengan penggunaan bahasa
Indonesia yang baku
“Bahasa karangan yang kacau
menggambarkan kekacauan pikiran penulis”
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 12
Penggunaan Bahasa dalam Karya Ilmiah
Ragam bahasa dapat dibedakan atas bidang-bidang
ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti ragam
bahasa hukum, ragam bahasa niaga, ragam bahasa
sastra, dan ragam bahasa jurnalistik
Karakteristik ragam bahasa karya ilmiah: singkat,
padat, sederhana, lugas, lancar, dan menarik
Gaya penulisan karya ilmiah hendaknya memiliki
Kejelasan: setiap karya ilmiah harus mampu
menyampaikan informasi kepada pembaca tentang objek
penelitiannya secara gamblang
Reproduktif: kejelasan tulisan dibicarakan sebagai photo
copy dari aslinya
Impersonal: peniadaan kata ganti perorangan seperti
“saya” atau “peneliti”
7
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 13
Tertib Mengutip
Karya ilmiah pada umumnya merupakan hasil pengamatan
atau penelitian yang merupakan lanjutan dari penelitian
yang terdahulu hasil-hasil penelitian orang lain,
pendapat ahli, baik yang dilisankan maupun yang
dituliskan dapat digunakan sebagai rujukan (dikutip) untuk
memperkuat uraian atau untuk membuktikan apa yang
dibentangkan
Prinsip mengutip:
Tidak mengadakan perubahan
Memberitahu bila sumber kutipan mengandung kesalahan
Memberitahu bila melakukan perbaikan
Memberitahu bila menghilangkan bagian-bagian tertentu yang
ada di dalam kutipan
S1 Teknik Informatika-Unijoyo 14
Daftar Pustaka
Daftar pustaka merupakan daftar sejumlah buku acuan
atau referensi yang menjadi bahan utama dalam suatu
tulisan ilmiah. Selain buku, majalah, surat kabar, catatan
harian, dan hasil pemikiran ilmuan juga dapat dijadikan
sebagai referensi dalam menulis.
Unsur-unsur pokok daftar pustaka:
Nama pengarang
Tahun terbit
Judul
Data publikasi, penerbit, dan tempat terbit.

Foto SMP 9 SEMARANG

Keren yah pelanginyaaa :D


Contoh hasil /produk bioteknologi modern , mikoorganisme dan lainnya

Contoh-contoh Produk Bioteknologi Konvensional

Bioteknologi konvensional disebut juga sebagai bioteknologi sederhana. Disebut demikian mungkin karena bioteknologi jenis ini dikerjakan secara sederhana, bisa menggunakan peralatan sederhana. Di samping itu, ada juga yang menyebutnya sebagai bioteknologi kuno. Disebut demikian, mungkin karena bioteknologi jenis ini sudah dikenal dan dikerjakan oleh manusia 6000 tahun sebelum masehi dengan memanfaatkan kemampuan fermentasi mikroba tertentu . 

Beberapa contoh produk bioteknologi konvensional, antara lain sbb :
  1. anggur dan bir, dari bahan mentah biji sereal ( semisal gandum ) denganagen hayati khamir dari jenis Aspergillus oryzae
  2. Roti, dari bahan dasar biji sereal ( gandum ) dengan agen hayati berupa khamir dari jenis Saccharomyces cerevisiae.
  3. Keju, dari bahan dasar  susu murni dengan agen hayati kelompok bacteri asam laktat ( dari genus : Lactobacillus dan Streptococcus ) yang memfermentasi laktosa menjadi asam laktat.. Juga terkadang digunakan jamur Penicillium camembert dan Penicillium requefort .
  4. Yoghurt, dari bahan dasar susu segar dengan agen hayati bacteri asam laktat dari jenis  Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophylus.
  5. Mentega, dari bahan dasar susu segar dengan agen hayati bacteri dari jenisStreptococcus lactis dan Leuconostoc cremoris.
  6. Antibiotik pinisilin , memanfaatkan kemampuan jamur Penicillium notatumdan Penicillium crysogenum untuk mensintesis antibiotik ( ditemukan Alexander Fleming, 1926 ).
  7. Sauerkraut, dari bahan dasar sayuran menggunakan agen hayati bacteri asam laktat
  8. Nata de coco, dari bahan dasar air kelapa menggunakan jasa agen hayatiAcetobacter xyllinum.
  9. Tempe, dari bahan dasar kedelai menggunakan bantuan jenis jamurRhizopus stoloniferus.
  10. Kecap, dari bahan dasar kedelai menggunakan agen hayati jamurAspergillus wentii.
  11. Tapai, dari bahan dasar singkong atau sereal seperti beras ketan menggunakan agen hayati Saccharomyces cerevisiae.
Materi terkait :

    Beberapa contoh produk / jasa bioteknologi modern


    Pada bagian terdahulu telah saya postingkan  beberapa contoh produk / jasa dari bioteknologi konvensional atau bioteknologi tradisional.
    Dalam postingan kali ini akan saya sajikan contoh-contoh produk / jasa dari bioteknologi modern.
    Beberapa contohnya antara lain :
    1.
    Bibit tanaman yg seragam, diperoleh dengan melalui tehknik kultur jaringan. Melalui teknik ini dapat dihasilkan / diproduksi bibit tanaman yang seragam dalam jumlah besar, Beberapa contoh tanaman yang telah dihasilkan melalui kultur jaringan antara lain : Papaver somniferum ( menghasilkan kodein , untuk penghilang rasa nyeri, Jasminum sp ( menghasilkan jasmine, sebagai bahan parfum aroma melati ).
    2.
    Antibodi monoklonal, merupakan sejenis antibodi yang diproduksi dengan cara penggabungan ( fusi ) dua jenis sel yang sama atau berbeda . Dikenal dengan sebutan teknologi hibridoma / DNA rekombinan.
    3.
    Bayi tabung, hasil fertilisasi secara in vitro . Ovum dan sperma dipertemukan dalam sebuah “ wadah” sehingga terjadi pembuahan.
    4.
    Hormon insulin, yang diperoleh melalui teknologi plasmid dalam rekayasa genetik
    5.
    Domba dolly hasil kloning yaitu transfer inti sel autosom ( diploid ) ke dalam ovum ( haploid ) yang telah diambil inti telurnya.
    6.
    Tanaman kebal hama, yang telah disisipi gen penghasil senyawa endotoksin dari Bacillus thuringiensis
    7.
    Tanaman yang mampu memfiksasi nitrogen melalui penyisipan gen pengontrol fiksasi nitrogen ( gen nif ) dari bacteri Rhizobium sp dengan perantara plasmid dari Agrobacterium tumefaciens
    8.
    Hewan transgenik, hasil rekayasa genetika yang memiliki sifat / kemampuan berbeda dengan hewan biasa. Misalnya  menghasilkan air susu yang mengandung faktor anti hemofili
    9.
    Hormon BST ( Bovine Somatotrophin ), hormon pertumbuhan untuk hewan dari hasil rekayasa genetik
    10.
    Vaksin malaria, hasil rekayasa genetik dengan memanfaatkan DNA virus cacar air yang kurang aktif
    11.
    antibiotik jenis baru, yang dikembangkan dari mikroorganisme galur baru yang diperoleh dari rekayasa genetik
    12.
    Interferon, sejenis protein hasil tekhnik DNA rekombinan untuk menghambat replikasi virus
    13.
    Hormon pertumbuhan manusia yang dihasilkan dari tehknik DNA rekombinan
    14.
    Terapi genetik, jasa layanan perbaikan kelainan genetik dengan rekayasa genetik
    15.
    Pelestarian species langka, jasa layanan pelestarian hewan / tumbuhan yang hampir punah menggunakan tehknik rekayasa genetik

    D_MANGA

    D_MANGA ialah sebuah geng waktu SD
    yang beranggotakan anisa,galih,vinda,meisy dan tentunya aku
    kita selalu bersama setiap saat. Ada reuninya juga loooh haha
    Kita sama sama sekelas di SD PALEBON 04 - 05 yang sekarang udah jadi SD palebon 03
    tepatnya di jalan brigjen  sudiarto nomor 330

    ini cuplikan video kita 

    kinerja karya ilmiah urutan/sistematikanya

    URUTAN PENYUSUNAN KARYA ILMIAH
    Urutan penyusunan karya ilmiah
    Penyusunan kaya ilmiah mempunyai urutan yaitu:
    1. Cover Judul Karya Tulis
    2. Kata Pengantar
    3. BAB I (Pendahuluan)
    4. BAB II (Tinjauan Pustaka atau Landasan Teori)
    5. BAB III (Pembahasan)
    6. BAB IV (Penutup)
    7. Daftar Pustaka
    8. Biodata Penulis
    Isi dari BAB I atau Pendahuluan adalah:
    1. Latar Belakang
    2. Perumusan Masalah
    3. Tujuan Penulisan
    4. Manfaat Penulisan : Masyarakat, Pemerintah, dan Akademis
    Isi dari BAB II atau Tinjauan Pustaka adalah teori - teori atau penulisan yang berkaitan dan berguna sebagai penunjang penulisan karya ilmiah yang terkait dengan judul dari penelitian yang dibuat.

    Isi BAB III atau Pembahasan adalah jawaban atas perumusan masalah yang ditinjau berdasarkan tinjauan pustaka dan latar belakang penelitian.

    Isi BAB IV atau Penutup adalah:
    1. Kesimpulan
    2. Saran
    Isi Biodata Penulis:
    1. Nama Penulis
    2. Alamat Penulis
    3. Nomer Telepon
    4. Foto Penulis

     VERSI KE 2

    SISTEMATIKA PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH
    VERSI DEPDIKNAS UNTUK KENAIKAN PANGKAT
    1. LAPORAN HASIL PENELITIAN :
    A. Bagian Pembuka :
    §  Halaman judul.
    §  Lembar pengesahan.
    §  Kata pengantar.
    §  Daftar isi.
    §  Daftar Lampiran.
    B. Bagian Isi :
    Bab    I    Pendahuluan
    -         Latar belakang masalah.
    -         Rumusan masalah.
    -         Tujuan penelitian.
    -         Manfaat penelitian.
    Bab  II    Kajian teori atau tinjauan kepustakaan
    -         Pemahasan teori
    -         Kerangka pemikiran dan argumentasi keilmuan
    -         Pengajuan hipotesis
    Bab III    Metodologi penelitian
    -         Waktu dan tempat penelitian.
    -         Metode dan rancangan penelitian
    -         Populasi dan sampel.
    -         Instrumen penelitian.
    -         Pengumpulan data dan analisis data.
    Bab  IV    Hasil Penelitian
    -         Jabaran varibel penelitian.
    -         Hasil penelitian.
    -         Pengajuan hipotesis.
    -         Diskusi penelitian, mengungkapkan pandangan teoritis tentang hasil yang didapatnya.
    Bab   V    Kesimpulan dan saran
    C. Bagian penunjang
    -         Daftar pustaka.
    -         Lampiran- lampiran antara lain instrument penelitian.
    2. LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS :
    A. Bagian Pembuka :
    -         Halaman judul.
    -         Lembar pengesahan.
    -         Kata pengantar.
    -         Daftar isi.
    -         Daftar Lampiran.
    B. Bagian Isi :
    Bab    I    Pendahuluan
    -         Latar belakang masalah.
    -         Identifikasi masalah.
    -         Pembatasan dan rumusan masalah.
    -         Tujuan penelitian.
    -         Manfaat hasil penelitian.
    Bab  II    Kajian pustaka
    -         Kajian teori.
    -         Kajian hasil penelitian.
    Bab III    Metodologi / Metode penelitian
    -         Objek tindakan.
    -         Setting/Lokasi/Subjek penelitia.
    -         Metode pengumpulan data.
    -         Metode analisis data.
    -         Cara pengambilan kesimpulan.
    Bab  IV    Hasil Penelitian
    -         Gambaran selintas tentang setting.
    -         Uraian penelitian secara umum – keseluruhan.
    -         Penjelasan per siklus.
    -         Proses menganalisa data.
    -         Pembahasan dan pengambilan kesimpulan.
    Bab   V    Kesimpulan dan saran
    -         Kesimpulan.
    -         Saran untuk tindakan lebih lanjut.
    C. Bagian penunjang/penutup
    -         Daftar pustaka.
    -         Lampiran- lampiran.
    3. TINJAUAN/ULASAN ILMIAH HASIL GAGASAN SENDIRI :
    A. Bagian Pendahuluan :
    -         Halaman judul.
    -         Lembar pengesahan.
    -         Kata pengantar.
    -         Daftar isi.
    -         Abstrak.
    B. Bagian Isi :
    Bab I : Pendahuluan uraian mengenai hal yang dipermasalahkan.
    Bab II: Kajian teori dan fakta mengenai hal yang dipermasalahkan.
    BabIII: Tinjauan/ulasan.
    Bab IV: Kesimpulan.
    C. Bagian penunjang :
    -         Daftar pustaka.
    -         Lampiran- lampiran.
    1.       4. BUKU
    A.     A. Bagian Pendahuluan
    -         Kata pengantar
    -         Daftar isi
    -         Penjelasan tujuan buku pelajaran
    -         Petunjuk penggunaan buku
    -         Petunjuk pengerjaan soal latihan
    1.       B. Bagian isi
    -         Judul bab atau topic isi bahasan
    -         Uraian singkat isi pokok bahasan
    -         Penjelasan tujuan bab
    -         Uraian isi pelajaran
    -         Penjelasan teori
    -         Sajian contoh
    -         Ringkasan isi bab
    -         Soal latihan
    -         Kunci jawaban soal latihan
    1.       C. Bagian penunjang
    -         Daftar pustaka
    -         Lampiran-lampiran
    5. MODUL :
    1.       Judul
    2.       Pengantar
    3.       Petunjuk penggunaan modul
    4.       Yujuan umum pembelajaran
    5.       Kemampuan prasyarat
    6.       Pretest
    7.       Tujuan khusus pembelajaran
    8.       Isi bahasan
    9.       Kegiatan belajar
    10.   Rangkuman
    11.   Tes
    12.   Sumber media yang digunakan
    13.   Tes akhir dan umpan balik
    14.   Rancangan pengajaran
    15.   Daftar pustaka
    6. DIKTAT PELAJARAN:

    A. Bagian Pendahuluan :
    -         Halaman judul.
    -         Kata pengantar.
    -         Daftar isi.
    -         Penjelasan tujuan diktat pelajaran.
    B. Bagian Isi :
    -         Judul bab atau topik isi bahasan.
    -         Penjelasan tujuan bab.
    -         Uraian isi pelajaran.
    -         Penjelasan teori.
    -         Sajian contoh.
    -         Soal latihan.
    C. Bagian penunjang :
    -         Daftar pustaka.
    -         Lampiran- lampiran.
    7. ALAT PERAGA
    A.Bagian Pembuka
    – Halaman judul
    – Lembar pengesahan
    – Kata pengantar
    – Daftar isi
    B. Bagian isi
    – Latar belakang pembuatan alat peraga
    – Manfaat alat peraga
    – Bahan yang digunakan
    – Keadaan siswa sebelum dans esudah menggunakan alat peraga
    – Prestasi siswa sebelum dan sesudah menggunakan alat peraga
    – Foto / gambar alat peraga



    English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
    Add to Locker
    Share on Tumblr
    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...